Pesan Khutbah Rahbar Republik Islam Iran (2)

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM. Segala puji bagi Allah, Tuhan Pengatur alam semesta. Shalawat dan salam kami haturkan kepada Junjungan kita dan Nabi kita Abu Qasim Musthafa Muhammad saw beserta keluarganya yang suci, yang terpilih, yaitu para pemimpin yang memberikan petunjuk, terutama Amirul Mukminin dan Shiddiqah ath Thahirah, (Fatimah az Zahra), penghulu wanita seluruh alam, al Hasan dan al Husain, dua pemuda penghulu surga, Muhammad bin Ali, Ja`far bin Muhammad, Musa bin Ja`far, Ali bin Musa, Muhammad bin Ali, Ali bin Muhammad, al Hasan bin Ali, dan al Mahdi. Mereka semua adalah hujah-Mu atas hamba-hamba- Mu dan para pemegang amanat-Mu di atas negeri-Mu. Juga sampaikan salam kepada para imam kaum Muslimin dan para pelindung kaum mustadafin (bangsa yang lemah) dan para pemberi petunjuk kaum mukminin. Dan saya memohon ampun kepada Allah SWT untuk diri saya sendiri dan kalian semua.

Situasi Politik dalam Negeri Iran

Insya Allah pada khotbah kedua saya akan menyampaikan beberapa masalah yang penting dan saya berharap mampu mengutarakan apa yang terlintas dalam pikiran secara singkat.

Masalah pertama, berkenaan dengan negara. Alhamdulilah, pemilu yang membawa harga diri, kemuliaan dan kemenangan nasional telah berlalu.

Dalam kesempatan ini, bangsa Iran telah melakukan gerakan yang penuh dengan makna dan dampaknya pun begitu nyata (riil) di dunia. Mereka yang tergolong pakar politik dan pakar informasi global sangat mengerti bahwa saya sekarang sedang bersandar kepada apa. Bangsa Iran telah menunjukkan kekuatannya, kehendaknya, orientasinya dan ketegarannya di hadapan masyarakat dunia.

Alhamdulilah, hari ini negara kira-kira sedang dalam proses pembentukan. Di majelis, para wakil rakyat memiliki tugas dan hak-hak mereka. Presiden juga mempunyai tugas dan hak. Kedua belah pihak harus mengamalkan tugasnya masing-masing dan memanfaatkan haknya masing-masing. Tentu harus ada saling pengertian, sehingga pekerjaan bisa maju dan pekerjaan negeri tidak tertunda. Insya Allah setelah pembentukan negara pun, majelis dan negara berdasarkan kerjama sama yang terjalin di antara mereka, tugas-tugas mereka dapat mereka wujudkan. Hanya saja, majelis perlu secara tulus menyampaikan visinya, pengamatannya, dan pertanyaannya. Ini semua merupakan tugas majelis dan inilah yang diharapkan dari majelis. Ini semua akan membantu negara. Dan insya Allah negara pun akan berusaha dan bekerja sekuat kemampuan dan semaksimal mungkin.

Untuk keperluan negara, hendaklah mereka membuat undang-undang. Sehingga negara mampu merealisasikan janji-janjinya. Dengan harapan kepada Allah SWT, dengan tawakal pada-Nya dan dengan dukungan masyarakat, negara pun akan mampu mengejawantahkan keinginan rakyat, sesuai dengan batasan yang mampu mereka wujudkan yang telah ditetapkan oleh undang-undang.

Hamba yang lemah ini sebagai pengabdi masyarakat, seperti yang sudah-sudah akan selalu melindungi presiden dan para pejabat negara. Ini adalah jalan (politik—pen. ) saya dan juga jalan yang telah dilalui oleh Imam Khomaini yang mulia. Insya Allah jalan ini akan tetap demikian seterusnya. Saya akan membela presiden pilihan rakyat, saya akan melindungi semua jajaran pejabat negara; dan saya pun akan membela hak-hak dan tuntutan-tuntutan masyarakat.

Saudara-saudara kami yang mulia yang berada di pemerintahan dan presiden kita yang terhormat—alhamdulil ah beliau bersandar pada cinta dan suara rakyat, setelah negara terbentuk, maka janji-janji yang telah mereka berikan pada rakyat hendaklah mereka pelajari kembali dan hendaklah secara serius mereka berusaha keras untuk mewujudkannya.

Rakyat akan mengetahui siapa saja yang bekerja dengan tulus. Cepat dalam bekerja itu baik, namun ketergesa-gesaan dan tidak pro-aktif serta keterburu-buruan itu buruk. Jangan sampai mereka meniru sebagian orang yang untuk mendapatkan ambisi pribadi mereka sendiri, mereka berpura-pura berteriak atas nama rakyat. Jika demikian, maka negara akan terkena imbasnya. Tidak demikian! Tapi laksanakanlah pekerjaan kalian sendiri. Tuntutan hakiki rakyat adalah sebagaimana yang disuarakan dalam slogan-slogan dan pernyataan-pernyata an presiden yang terhormat. Bahkan beliau secara apik dan berulang kali menyampaikan hal tersebut. Ini adalah hal-hal yang baik dan inilah yang diinginkan oleh rakyat. Maka, negara harus mengaplikasikan hal ini secara serius tanpa perselisihan dan dengan manajemen yang baik serta dalam jangkauan masa tertentu dan realistis.

Kita tentu kecewa terhadap tertundanya banyak pekerjaan. Misalnya, pekerjaan yang harusnya selesai 5 tahun, tapi mereka selesaikan selama 10 tahun. Bila pekerjaan yang dijadwalkan selesai selama 5 tahun dapat mereka selesaikan maka kami akan berterima kasih. Tapi kalau lebih cepat 1 tahun dari jadwal semula maka tentu terima kasih kita lebih besar. Namun kalau proyek 5 atau 4 tahun dengan begitu tergesa-gesa kita lakukan sehingga hanya dalam masa singkat kita selesaikan maka sudah barang tentu masyarakat tidak akan setuju terhadap hal ini. Saya pun tidak sepakat dengan hal seperti ini. Tentu para pejabat yang mulia pasti tidak akan bekerja seperti ini. Oleh karena itu, alhamdulilah hari ini cakrawala yang terang sedang menatap masyarakat kita.

Pemilu Yang Demokratis

Pemilu dalam pengertian yang sesungguhnya telah berlangsung di negeri kita. Pada banyak negara yang menggunakan istilah demokrasi pun hal yang demikian tidak terjadi. Pemilu di negara-negara tersebut mengikuti uang orang-orang yang kuat dan orang-orang yang kaya serta keinginan mereka. Sedikit sekali Anda akan menemukan di dunia ini seorang calon presiden yang bergerak dari hati rakyat—dimana ia sama sekali tidak bertumpu pada kekuatan manapun. Lalu ia mampu berbicara dengan rakyat; mampu menarik suara rakyat. Padahal tak ada satu pun partai dan kekuatan politik yang menyertainya. Dan masyarakat dengan bebas berpikir dan menjatuhkan suaranya. Ini semua berkaitan dengan kalian wahai rakyat yang mulia. Ini adalah kreasi baru; ini adalah hari yang baru dan cakrawala yang baru. Dan alhamdulilah, ini telah terjadi di negeri kita.

Harapan Rakyat

Tentu rakyat pun memiliki banyak problema dan mereka sedang berharap. Dan melalui pengetahuan yang saya miliki terhadap rakyat dan melalui banyak komunikasi yang saya jalin selama bertahun-tahun dengan mereka, saya mengetahui bahwa masyarakat itu sangat obyektif. Mereka tidak ingin pelbagai problema yang komplek diselesaikan dalam waktu yang singkat. Sebagian mereka berbicara secara sembunyi-sembunyi atau menulis sesuatu. Ini adalah perkataan mereka. Namun ini tidak mewakili perkataan (kehendak—pen. ) rakyat. Alhamdulilah, tangan negara terbuka. Presiden memiliki banyak opsi. Anggaran belanja negeri juga di tangan presiden. Insya Allah akan datang sebuah negara yang kuat dan pekerja keras, yang beriman, yang penuh motifasi, yang bertakwa, yang introspeksi terhadap dirinya. Dan di bawah pengawasan majelis dan lembaga pengawas lainnya dan dengan undang-undang yang maju dan baik, serta dengan mahkamah agung, mereka siap untuk bekerja menghadapi pelbagai penyimpangan dan pelanggaran. Sehingga dalam masa yang telah ditetapkan oleh undang-undang, mereka mampu mewujudkan pekerjaan-pekerjaan yang telah dijanjikan kepada masyarakat. Dan mereka pun diharapkan mampu melaksanakan proyek-proyek jangka panjang di masa ini.

Irak dan Masa Depannya

Masalah kedua adalah berkaitan dengan Irak. Kita membela negara Irak sebagai sebuah negara yang bertumpu pada kedaulatan rakyat. Bangsa Irak selalu menjadi saudara kita. Negara Irak kini dipilih oleh suara rakyat. Sepanjang sejarah Irak, dari pertama kali Allah SWT menciptakan kawasan ini sampai dengan hari ini, hal yang demikian tidak pernah terjadi. Tak pernah sekalipun bangsa Irak memilih pimpinan negara mereka. Penguasa negara dalam kurun waktu yang lama selalu ditentukan oleh pihak kaum Ustmani (dari Istanbul ). Sebelumnya negara ini dipimpin oleh para tiran. Setelah itu pun, dalam dekade yang panjang, Inggeris duduk di kursi kekuasaan. Setelah itu, partai-partai kiri datang. Dan terakhir, Saddam dan partai Ba`ts pun berkuasa. Oleh karena itu, rakyat tidak pernah ikut andil dalam pergerakan Irak.

Sekarang untuk pertama kali rakyat yang berkuasa. Tentu Amerika tidak suka terhadap hal ini. Namun bangsa Irak dan para ulama serta para maraji` (marja` taklid seperti Ayatullah Sistani-pen. ) turun ke medan . Sehingga alhamdulilah masalah ini pun terjadi.

Harapan kita adalah kesejahteraan rakyat dan pembangunan dan keamanan Irak. Kita sangat terpukul dengan ketidakamanan yang membawa korban masyarakat sipil yang sedang terjadi di Irak—pembunuhan yang setiap hari terjadi di masjid-masjid, Husainiyyah, di jalan-jalan dan di pelbagai pertemuan. Pembunuhan rakyat yang tertindas adalah suatu kejahatan besar. Tidak ada bedanya siapapun yang menjadi pelaku kejahatan ini. Skenario Amerika yang membuat rakyat Irak menjadi korban adalah suatu kejahatan; faktor-faktor peledakan bom yang dilakukan di tengah kerumunan massa sehingga anak kecil, wanita dan pria terbunuh juga suatu kejahatan.

Tentu yang pertama kali kita tuduh dalam peristiwa ini adalah Amerika. Mengapa? Karena terorisme di Irak terjadi di pelupuk mata Amerika. Saat ini ribuan tentara, intelejen, keamanan, dan kekuatan politik yang di bawah kendali Amerika telah meliputi Irak. Bila saja mereka berkeinginan kuat untuk menghilangkan instabilitas di Irak niscaya mereka mampu.

Rekayasa Intelejen Amerika dan Zionis di Irak

Sebagian orang meyakini bahwa terdapat pelbagai indikasi yang menunjukkan adanya rekayasa intelejen Amerika sendiri dan Zionisme di balik peristiwa teroris ini. Mengapa demikian? Sebab mereka tidak ingin negara ini berhasil. Ketidakamanan (di Irak) merupakan dalih untuk melanggengkan pendudukan. Karena tidak aman maka kami harus tetap tinggal. Bila kami pergi maka langit akan runtuh dan menindihi bumi! Apa yang telah terjadi di Irak sama sekali tidak diinginkan oleh Amerika. Mereka ingin muncul sebuah negara yang merupakan hasil rekayasa mereka. Mereka ingin Irak secara zahir tampak seperti pemerintahan yang didukung oleh rakyat namun secara batin Irak menjadi boneka mereka. Tapi hal yang demikian ini tidak terjadi. Bangsa Irak, para maraji` (para ulama marja` taklid), para pakar politik Irak bertekad kuat dan tidak membiarkan rencana ini terwujud. Sebagaimana saat ini dalam penyusunan undang-undang dasar Irak, mereka juga turut campur. Amerika secara resmi sedang melakukan intervensi terhadap undang-undang dasar Irak. Kalian ini siapa? Biarkanlah bangsa Irak sendiri yang melakukan pekerjaannya. Mereka melakukan intervensi dan mengatakan: Ini harus dimasukkan, itu jangan dimasukkan. Tentu harus digarisbawahi bahwa Amerika sebenarnya telah menelan pil kekalahan di Irak. Tidak ada keraguan dalam hal ini. Begitu banyak pengeluaran yang mereka belanjakan. Tapi janji-janji mereka tak satupun yang terlaksana. Justru kebencian rakyat Irak pada mereka hari demi hari semakin meningkat. Mungkin saat ini di negeri Irak tak ada seorang pun yang paling dibenci daripada George Bush.

Kebencian dan Kecaman Terhadap Amerika

Hari demi hari kebencian bangsa Irak terhadap Amerika akan semakin meningkat. Kebencian ini tidak hanya dimiliki bangsa Irak, namun di dunia Islam, di pelbagai penjuru dunia, bahkan di negara Amerika sendiri, pelbagai kecaman terhadap negara Amerika atas ekspansi militer di Irak hari demi hari semakin meluas. Di dalam Amerika sendiri, para politikus mereka dikecam dan diprotes. Mereka dengan keras mengecam negara mereka sendiri.

Poling yang terjadi pada minggu yang lalu di Amerika menunjukkan bahwa mayoritas rakyat Amerika menentang tindak militer Amerika di Irak dan menetapnya Amerika di negeri ini serta berlanjutnya pendudukan. Mereka melihat hasil yang negatif. Mereka benar-benar mengerti bahwa Amerika sedang mengalami kekalahan di Irak. Kegaduhan yang mereka munculkan ini bukanlah pertanda keberhasilan. Menuduh secara serampangan juga bukan penyebab terlepasnya tuduhan (yang tertuduh sebenarnya akan tetap ketahuan—pen. ) dimana Amerika dengan seenaknya menuduh Iran dan Suriah dengan mengatakan bahwa teroris dan bahan-bahan peledak datang dari perbatasan negara kalian. Mereka mengulangi perkataan yang tidak bermakna dan tak bermutu. Keamanan berada di tangan mereka dan berada di depan mata mereka. Siapa yang tidak tahu kelompok-kelompok teroris yang bekerja untuk mereka di Irak: sebagian mereka merupakan produk made-in Amerika sendiri dan sebagian lagi karena intervensi Amerika? Siapa yang tidak tahu bahwa mereka sedang menciptakan perselisihan antara Ahli Sunnah dan Syi`ah di Irak? Siapa yang tidak memperkirakan bahwa mereka sengaja menciptakan ketidakamanan di Irak sehingga dengan demikian mereka dapat melanjutkan pendudukan ilegal mereka? Merekalah yang paling bertanggung jawab dan merekalah yang layak tertuduh.

Iran Peduli Terhadap Keamanan Irak

Teroris sedang bergerak di depan pelupuk mata mereka. Menurut laporan intelejen yang kami peroleh—ini bukan prediksi, bahwa di sebagian perbatasan Irak banyak teroris yang berpindah dari tempat ini ke tempat yang lain. Ironisnya, ini terjadi di bawah pengawasan Amerika dan mungkin saja mereka membantu para teroris tersebut. Kita memiliki 1300 kilo meter perbatasan dengan Irak. Kita selalu menjaga perbatasan ini dengan kuat dan teliti. Tentu pada setiap perbatasan yang kuat sekalipun masih dimungkinkan keluarnya orang-orang secara ilegal. Amerika sendiri setelah melalui tahun-tahun yang cukup panjang pun tidak mampu menutup perbatasannya dengan Meksiko, sehingga sering kali manusia-manusia ilegal masuk-keluar melalui sini. Oleh karena itu, mungkin saja terdapat orang-orang yang secara ilegal berlalu lalang namun kita berusah dengan semaksimal mungkin untuk menjaga perbatasan kita dan tidak membiarkan begitu saja hal ini terjadi. Sebab, keamanan Irak adalah keamanan kita. Kemajuan Irak adalah pencapaian besar bagi kita. Kita menginginkan hal ini. Kita berharap semoga bangsa Irak secepatnya dapat keluar dan selamat dari penderitaan yang sedang menjerat mereka. Sehingga negara yang kaya dari sisi alam ini dapat mencapai suatu tempat yang layak baginya.

Palestina Pasca Penarikan Mundur Tentara Israel

Tema berikutnya adalah masalah Palestina. Mundurnya Zionis setelah 38 tahun dari pendudukan Jalur Gazza adalah suatu peristiwa yang penting. Ini menarik karena kalian harus tahu bahwa penarikan mundur ini bukan suatu pilihan yang dilakukan oleh rezim Zionis, namun ini adalah suatu kekalahan dan keterpaksaan. Akibat kekalahan ini, sekarang terjadi tekanan psikologis pada semua lapisan masyarakat dan negara Zionis dan kekalahan ini cukup menggoncangkan mereka. Sebagian sangat emosi terhadap mereka. Dan sebagian lagi mengecam mereka. Beberapa hari yang lalu terjadi demontrasi yang diikuti dua ratus ribu orang di Tel Abib. Ini demo yang besar. Namun mereka tidak mempunyai solusi.

Perlawanan Rakyat Palestina=Kekalahan Israel

Beberapa orang mencoba memutarbalikkan fakta dengan mengatakan bahwa penarikan mundur ini adalah hasil dari perundingan. Ini adalah perkataan kekanak-kanakan. Selama 70 tahun pendudukan Palestina, Zionis tidak pernah mundur semeter pun dari tanah yang didudukinya. Perundingan yang mana?

Penarikan mundur ini merupakan buah perlawanan rakyat Palestina. Persitiwa pertama adalah penarikan mundur dan larinya mereka dari Lebanon Selatan. Dan ini merupakan peristiwa kedua yang terjadi karena perlawanan. Hendaklah bangsa Palestina mengetahui dan kelompok-kelompok jihad Palestina hendaklah memahami bahwa jangan sampai mereka terperangkap dalam hal ini. Sehingga mereka berpikir bahwa perundinganlah yang menyebabkan Jalur Gazza terbebaskan. Tidak demikian! Perundingan tidak pernah membebaskan Gazza. Tempat manapun juga tidak akan pernah bebas. Sampai kapanpun tempat manapun tidak akan bebas. Yang membuat Gazza bebas adalah perlawanan rakyat Palestina, hingga mereka terpaksa meninggalkannya.

Penarikan Mundur Tidak Menyelesaikan Masalah

Poin penting lainnya adalah bahwa masalah Palestina dengan adanya penarikan mundur ini tidak akan terselesaikan. Ini harus mereka ketahui. Amerika dan Zionis harus tahu, begitu juga mereka yang menempatkan diri pada posisi mediator pun harus tahu bahwa probema Palestina tidak akan terpecahkan dengan cara demikian. Tidak berari masalah menjadi selesai dengan penarikan mundur mereka dari sebagian tanah Palestina. Seseorang yang datang dan menduduki rumah Anda secara lalim, lalu setelah beberapa masa ia memberikan satu kamar kecil dari bagian rumah itu kepada Anda, dan bagian yang lain dari rumah itu tercatat dengan namanya, maka apakah Anda akan menerima hal seperti ini? Mereka telah mengambil Palestina. Dan sekarang mereka terpaksa menarik mundur dari sebagian tanah Palestina. Lalu ada seseorang yang mengatakan, baiklah, sekarang Anda telah mempunyai daerah ini dan kawasan Palestina yang lain menjadi milik kalian! Apakah mungkin hal seperti ini terjadi? Masalah Palestina tidak akan terpecahkan dengan cara demikian.

Solusi Masalah Palestina

Masalah Palestina hanya mempunyai satu jalan penyelesaian— sebagaimana yang telah kami sampaikan beberapa tahun yang lalu. Solusi tunggal yang saya maksud adalah hendaklah diadakan jejak pendapat di antara penduduk Palestina yang asli, baik mereka yang tinggal di dalam Palestina, baik mereka yang berada di pengasingan, baik mereka yang ada di negara lain, baik mereka yang Muslim, baik mereka yang Yahudi, maupun mereka yang Masehi. Hak mereka sama dan tidak ada perbedaan sama sekali di antara mereka dalam hal ini. Sesuai dengan jejak pendapat ini, negara apapun yang mereka inginkan hendaklah didukung dan memegang tampuk kepemimpinan. Andaikan negara itu Muslim, atau Masehi atau Yahudi atau campuran sekalipun, yang penting sesuai dengan suara mayoritas penduduk Palestina sendiri maka ia akan diterima dan masalah Palestina akan terpecahkan.


Reaktor Nuklir Iran dan Rekayasa Amerika-Barat

Masalah terakhir yang akan saya kemukakan adalah masalah nuklir. Sebelumnya, saya akan menjelaskan beberapa hal yang berkenaan dengan masalah nuklir. Saya akan menjelaskan secara benar propaganda-propagan da palsu Barat, khususnya Amerika. Pada hakikatnya, mereka mempunyai dua propaganda palsu. Pertama, saat mereka menyampaikan pendapat bertalian dengan masalah nuklir, mereka mengatakan bahwa kami menentang program senjata nuklir Iran dan senjata nuklir adalah bahaya besar. Seakan-akan Iran sedang membuat senjata nuklir dan mereka menantang senjata nuklir tersebut! Pertama, Amerika yang mengatakan demikian. Namun sayangnya, Eropa pun mengulangi perkataan ini. Ini adalah penipuan (pemutarbalikan fakta). Mereka sendiri mengetahui bahwa ini hanya rekayasa. Pernyataan ini hanya untuk mengelabui opini umum mereka sendiri.

Iran Tidak Pernah Berpikir Membuat Senjata Nuklir

Pembahasan tentang senjata nuklir sama sekali tidak pernah ada di Iran . Para pejabat kami telah menjelaskan dan rakyat kami pun telah menerima penjelasan mereka. Bahkan saya sendiri pun berulang kali menyatakan bahwa kami tidak sedang merencanakan program senjata nuklir. Uranium yang ada di Iran , yang ada di siklus pembakar cuma diperkaya antara 3 dan 4 persen. Untuk membuat bom atom dan senjata nuklir diperlukan pengayaan uranium 90 persen lebih. Anda bisa bayangkan betapa jauh jaraknya.

Hanya saja, kami ingin memakai uranium kami sendiri dan tambang kami sendiri, dengan menggunakan pelbagai instalasi yang kami miliki sendiri. Dan untuk mengadakan semua itu, kami tidak mau berhutang kepada siapapun. Kami tidak mau berhutang budi pada siapun. Anak-anak kami dan pemuda-pemuda kami yang bekerja untuk mewujudkan hal itu. Dalam proses ini, kita bekerja untuk pengayaan uranium 3 sampai 4 persen sehingga kita mampu membangun reaktor nuklir Busyahr—dimana separoh lagi akan selesai.

Jadi, pembahasan hanya berkisar pada bahan bakarnya. Kita ingin memproduksi sendiri bahan bakar reaktor nuklir kita. Mereka mengatakan, Anda jangan memproduksi sendiri. Mereka akan membangun reaktor buat Anda. Anda datang saja kepada kami untuk membeli bakar bakarnya. Apa ini? Yakni, kita harus tetap bergantung.

Keinginan Barat Terhadap Ketergantungan Iran

Bangsa Iran meski mampu memproduksi sendiri bahan bakar nuklir, tapi mereka harus tetap bergantung. Sehingga suatu waktu saat mereka tidak memberi bahan bakar maka mereka akan meletakkan suatu syarat lalu bangsa Iran terpaksa menerimanya dan mengatakan, tidak ada jalan lain. Bahan bakar kita, listrik dan segala sumber daya kita yang bergantung padanya harus didatangkan dari pihak lain. Jika tidak maka reaktor nuklir kita akan dinonaktifkan.

Bangsa Iran harus selalu bergantung. Inilah yang mereka inginkan. Bagi kita, masalah nuklir adalah masalah sains dan ekonomi. Dalam masalah nuklir, alhamdulilah sampai sekarang kita menempuh jalan yang penuh dengan kesuksesan. Bila kita mampu melangkah maju dalam bidang ini dan sampai menuju akhir maka ini sebuah kemajuan sains bagi negeri kita.

Anak-anak muda Iran telah mengukuhkan sendiri kemahiran dan kemampuan ilmiahnya di bidang ini. Dari sisi pengetahuan, ini sangat berharga bagi kita. Begitu juga dari sisi ekonomi. Mereka mengatakan, kalian manfaatkan saja minyak dan bahan bakar fosil yang akan habis dan tak tergantikan. Ini seperti Anda yang ingin menghijaukan taman kecil Anda dimana Anda menghasilkan pelbagai buah darinya lalu Anda menjualnya. Dan kehidupan Anda terjamin dari situ. Tiba-tiba seseorang datang dan berkata kepada Anda, jangan begitu. Pergilah dan jual-lah barang-barang apa saja yang ada di rumahmu: hadiah-hadiah kenangan, batu bersejarah, karpet berharga. Jual-lah semua itu lalu makanlah dari uang penjualannya.

Kami ingin agar sumber-sumber yang tak dapat diperbaharui tersebut tetap ada sampai generasi berikutnya. Jangan sampai 20 tahun lagi atau 25 tahun lagi, negeri ini tidak memiliki minyak. Sehingga kita terpaksa membeli minyak dari Amerika atau dari agen-agennya. Kami ingin memiliki pengganti minyak, dan itu adalah energi nuklir. Mereka mengatakan, kalian tidak harus memiliki. Gunakan saja minyak kalian sampai habis. Jika kalian memang harus memiliki reaktor nuklir maka bahan bakarnya harus kalian beli dari kami. Ini adalah pernyataan yang arogan dimana sebagian dunia Barat menyatakan hal ini pada kita. Penjahat pertama dalam masalah ini lagi-lagi Amerika.

Konsistensi Iran dalam Perundingan Internasional

Sampai detik ini, kita belum pernah melanggar/membatalk an perjanjian internasional ataupun surat kesepakatan dua belah pihak atau beberapa pihak. Dengan tenang, rasional dan santun kita melangkah maju. Tapi, sejak semula, dan sekarang pun kami ulangi lagi bahwa bangsa Iran tidak akan mau menerima arogansi dan hegemoni dari siapapun.

Politik kita adalah perundingan, saling pengertian dan membangun kepercayaan. Tapi kepercayaan harus dibangun oleh kedua belah pihak. Tiga negara eropa mengatakan, Anda harus melakukan sesuatu yang mendatangkan kepercayaan kami. Saya pun mengatakan kepada mereka, lakukan sesuatu yang membuat kami percaya pada kalian. Jika pihak yang satu dituntut untuk membangun kepercayaan maka pihak yang lain pun demikian.

Peringatan Terhadap Arogansi Eropa

Eropa tidak boleh berbicara dengan nada semena-mena. Sekarang bukan lagi abad kesembilan belas. Bangsa Iran bukan lagi bangsa yang ditentukan oleh kemauan Inggeris dan Amerika serta terpaksa tunduk terhadap diktean mereka. Tidak demikian. Sekarang Iran adalah Republik Islam yang bertumpu pada 70 juta penduduk. Saat ini bangsa Iran dan negara Iran serta para pejabat Iran bak gunung yang kokoh dan solid. Kita tidak takut terhadap siapapun. Kita selalu memiliki kekuatan yang cukup memadai untuk mempertahankan hak-hak kita dan kita tidak akan mundur sejengkal pun dalam hal ini. Di sini tak seorangpun berhak menawar hak bangsa Iran .

Masalah Nuklir adalah Konsnses Nasional Iran

Masalah nuklir pun—ini menggembirakan sekali—di negeri kita bukan masalah yang diperdebatkan oleh sayap tertentu dan kelompok tertentu. Masalah nuklir sudah menjadi kesepakatan nasional dan semua menyakini masalah ini.

Hendaklah Eropa lebih berpikir lagi tentang dimensi-dimensi masalah ini. Hendaklah mereka lebih jeli dalam mempertimbangkan dan tidak hanyut dalam pengaruh (tekanan) Amerika dan Zionis. Eropa hendaklah mendengarkan himbauan kami dan mengerti bahwa Amerika dan Zionis tidak menginginkan kebaikan bagi mereka, begitu juga tidak menginginkan kebaikan bagi kami. Amerika bersikap oportunistik: semua dunia harus tunduk di bawah kekuasannya. Inilah yang diinginkannnya. Eropa tidak boleh tunduk di hadapan Amerika.

Kami sedang berpikir tentang masalah ilmiah, masalah ekonomi dan masalah yang berkenaan dengan maslahat nasional kami. Bangsa kami menginginkan hal ini. Kami sekuat tenaga akan mempertahankan hal ini.

Dunia Sepakat untuk Menentang Senjata Atom Amerika dan Israel

Propaganda palsu kedua adalah berkenaan dengan pernyataan Eropa dimana koran-koran mereka menulis bahwa masyarakat dunia sepakat untuk menentang Iran . Kenyataannya tidak demikian. Tidak ada kesepakatan dunia. Di Eropa sendiri, terdapat beberapa negara yang menentang metode arogansi dan superioritas ini. Justru masyarakat dunia sepakat untuk menentang senjata-senjata atom yang saat ini berpusat di Amerika dan sebagian negara Eropa dan yang paling berbahaya adalah yang ada di rezim Zionis. Bahkan negara-negara yang berharap memiliki tehnologi independen semacam ini adalah pendukung-pendukung kita. Bangsa mereka dan negara mereka pun membela kita. Dimana kesepakatan internasional? Tidak demikian. Bila saja memang ada kesepakatan internasional, maka bangsa kita tidak akan membiarkan haknya dilanggar. Tetapi hal seperti ini tidak ada realitasnya. Dan hendaklah mereka mengetahui bahwa tidak lama lagi bangsa kita dan pemuda-pemuda kita akan membangun sendiri reaktor nuklirnya.

Wassalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh

SAYYID ALI KHAMENEI,
Rahbar Republik Islam Iran

http://www.islam_alternatif@yahoogroups.com
diterjemahkan oleh Ahmad Alcaff

~ oleh lateral pada Agustus 24, 2007.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s