<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>LATERAL BANDUNG</title>
	<atom:link href="http://lateralbandung.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lateralbandung.wordpress.com</link>
	<description>liberalisme-humanisme-transendentalisme</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Aug 2008 08:19:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lateralbandung.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>LATERAL BANDUNG</title>
		<link>http://lateralbandung.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lateralbandung.wordpress.com/osd.xml" title="LATERAL BANDUNG" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lateralbandung.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tasawuf, Langkah Menuju Kebahagiaan Ruhani</title>
		<link>http://lateralbandung.wordpress.com/2008/08/26/tasawuf-langkah-menuju-kebahagiaan-ruhani/</link>
		<comments>http://lateralbandung.wordpress.com/2008/08/26/tasawuf-langkah-menuju-kebahagiaan-ruhani/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 08:19:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lateral</dc:creator>
				<category><![CDATA[kolom]]></category>
		<category><![CDATA[ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[irfan]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[tasawuf]]></category>
		<category><![CDATA[ushuluddin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lateralbandung.wordpress.com/?p=313</guid>
		<description><![CDATA[Oleh AHMAD SAHIDN Islam sebagai agama tidak hanya berwajah lahiriah, tapi juga bernuasa rohani. Dalam kajian ushuluddin (pokok-pokok ajaran Islam), ilmu yang mempelajari aspek lahiriah disebut syariah atau fiqh. Sedangkan aspek ruhani disebut ilmu tasawuf atau spiritualitas Islam. Ayatullah Murtadha Muthahhari, ulama dari Iran, menyebut ilmu yang berkaitan dengan spiritualitas ini dengan istilah irfan. Menurutnya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lateralbandung.wordpress.com&amp;blog=867123&amp;post=313&amp;subd=lateralbandung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lateralbandung.wordpress.com/2008/08/26/tasawuf-langkah-menuju-kebahagiaan-ruhani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e3044f497ca144ffe4b1bf83d6b11b19?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">islam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bisnis Pendidikan, Etiskah?</title>
		<link>http://lateralbandung.wordpress.com/2007/09/03/bisnis-pendidikan-etiskah/</link>
		<comments>http://lateralbandung.wordpress.com/2007/09/03/bisnis-pendidikan-etiskah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2007 06:08:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lateral</dc:creator>
				<category><![CDATA[kolom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lateralbandung.wordpress.com/2007/09/03/bisnis-pendidikan-etiskah/</guid>
		<description><![CDATA[
SECARA teoretis tidak bisa disangkal bahwa biaya pendidikan atau penyelengaraan pendidikan sangatlah tinggi. Asumsi ini paling tidak hidup di benak kalangan profesional dan para ahli pendidikan. Semakin tinggi biaya pendidikan, semakin tinggi kualitas pendidikan. Sepertinya asumsi ini perlu dipertanyakan ulang. Mungkin benar bahwa semakin tinggi biaya pendidikan semakin tinggi pula kualitas pendidikan, akan tetapi sulit dan mahalkah pendirian lembaga pendidikan? Pertanyaan itu pernah terlontar dalam sebuah obrolan sambil lalu yang tiba-tiba menjadi sangat serius. Seorang teman jebolan perguruan tinggi luar negeri menceritakan mahal dan rumitnya penyelenggaraan lembaga pendidikan, khususnya lembaga pendidikan tinggi. 

Yang lain mengungkap sejumlah sarat, prasarat, serta sarana yang mesti disediakan, secara teoretis tentunya. Pokoknya penyelenggaraan pendidikan tinggi bukan sesuatu yang bisa dilakukan sambil lalu. Di tengan pembicaraan yang serius tersebut, tiba-tiba salah seorang teman tertawa terbahak-bahak. Ia bilang bahwa mendirikan lembaga pendidikan itu murah dan mudah. Cukup mempunyai yayasan dan beberapa lokal kelas. Bahkah, bila membangun lokal kelas masih dianggap terlalu mahal dan tidak ada dananya, bisa nebeng (ngontrak, sewa) lokal kelas dari sekolah yang ada. Kurikulum dan tetek bengek konsep sistem pendidikan yang akan didirikan tinggal menjiplak dari lembaga pendidikan yang telah berdiri. <!--more--><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lateralbandung.wordpress.com&amp;blog=867123&amp;post=311&amp;subd=lateralbandung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lateralbandung.wordpress.com/2007/09/03/bisnis-pendidikan-etiskah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e3044f497ca144ffe4b1bf83d6b11b19?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">islam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
